Setelah 16 hari mencoba peruntungan di Promoteburner, akhirnya saya melepaskan iklan promote burner dari beberapa blog saya yaitu Dunia Komputer dan blog Bisnis Online ini. Selama 16 hari tersebut saya sudah memperoleh $1.4 dari 18.106 impresi. Sedikit sekali memang. Namun, saya belum tahu cara payout promoteburner ini. Ada yang tahu tidak? Jika ada tolong di bagi pengalamannya.
Kenapa banner Promoteburner saya lepas? Ada beberapa alasan yang membuat saya melepas iklan Promote burner. Pertama adalah karena loading blog yang bertamabah 2 kali lipat. Ternyata iklan promoteburner ukurannya lumayan besar dan membutuhkan waktu ekstra untuk menampilkan iklannya. Tentu hal ini akan mempengaruhi dari segi SEO. Yang saya denger dari para pakar SEO, sekarang ini google memperhitungkan waktu loading blog untuk menentukan peringkat.
Mengingat hal itu, saya jadi ingat klo blog Dunia Komputer saya lagi mengikuti kontes SEO negeriads.com solusi berpromosi. Jadi, selain backlink, mungkin saja kecepatan load blog juga diperhitungkan untuk menentukan peringkat artikel tersebut. Saya juga kurang paham dengan hal tersebut. Maklum bukan pakar SEO. Hal ini juga saya dapat dari blog walking ke beberapa blog pakar SEO.
Alasan yang kedua adalah karena iklan Promoteburner sudah mulai mengeluarkan pop-up. Hal ini baru saya ketahui ketika membuka blog saya tadi pagi. Sebuah pemberitahuan muncul di browser Mozilla Firefox saya bahwa Firefox memblok pop dari halaman blog tersebut. Saya kaget, padahal saya tidak pernah memasang script popup dan iklan promoteburner yang saya pasang juga bukan yang bertipe pop-up. Ketika saya coba mengijinkan pop-up tersebut, ternyata iklannya dari promoteburner. Saya kurang suka halaman yang mengeluarkan pop-up ketika di load. Selain menghabiskan bandwitdh, hal ini juga saya rasa akan menganggu kenyamanan pengunjung.
Dua alasan tersebut yang membuat saya melepas iklan promoteburner dari blog saya. Toh masih banyak solusi menghasilkan dollar yang bagus saya gunakan untuk membiayai hidup blog ini. Seperti PPC dari Google Adsense atau Negeriads.com dan bisnis Paid to Review yang mulai menghasilkan uang yang lumayan perbulannya.
Akhir kata, saya ingin menekankan, jika artikel ini bukan bertujuan memprovokasi atau mengajak Anda untuk ikut-ikutan melepas iklan Promoteburner. Artikel ini saya buat semata-mata untuk sekedar berbagi pengalaman seputar bisnis online yang saya ikuti. Selamat tinggal PromoteBurner!
Kenapa banner Promoteburner saya lepas? Ada beberapa alasan yang membuat saya melepas iklan Promote burner. Pertama adalah karena loading blog yang bertamabah 2 kali lipat. Ternyata iklan promoteburner ukurannya lumayan besar dan membutuhkan waktu ekstra untuk menampilkan iklannya. Tentu hal ini akan mempengaruhi dari segi SEO. Yang saya denger dari para pakar SEO, sekarang ini google memperhitungkan waktu loading blog untuk menentukan peringkat.
Mengingat hal itu, saya jadi ingat klo blog Dunia Komputer saya lagi mengikuti kontes SEO negeriads.com solusi berpromosi. Jadi, selain backlink, mungkin saja kecepatan load blog juga diperhitungkan untuk menentukan peringkat artikel tersebut. Saya juga kurang paham dengan hal tersebut. Maklum bukan pakar SEO. Hal ini juga saya dapat dari blog walking ke beberapa blog pakar SEO.
Alasan yang kedua adalah karena iklan Promoteburner sudah mulai mengeluarkan pop-up. Hal ini baru saya ketahui ketika membuka blog saya tadi pagi. Sebuah pemberitahuan muncul di browser Mozilla Firefox saya bahwa Firefox memblok pop dari halaman blog tersebut. Saya kaget, padahal saya tidak pernah memasang script popup dan iklan promoteburner yang saya pasang juga bukan yang bertipe pop-up. Ketika saya coba mengijinkan pop-up tersebut, ternyata iklannya dari promoteburner. Saya kurang suka halaman yang mengeluarkan pop-up ketika di load. Selain menghabiskan bandwitdh, hal ini juga saya rasa akan menganggu kenyamanan pengunjung.
Dua alasan tersebut yang membuat saya melepas iklan promoteburner dari blog saya. Toh masih banyak solusi menghasilkan dollar yang bagus saya gunakan untuk membiayai hidup blog ini. Seperti PPC dari Google Adsense atau Negeriads.com dan bisnis Paid to Review yang mulai menghasilkan uang yang lumayan perbulannya.
Akhir kata, saya ingin menekankan, jika artikel ini bukan bertujuan memprovokasi atau mengajak Anda untuk ikut-ikutan melepas iklan Promoteburner. Artikel ini saya buat semata-mata untuk sekedar berbagi pengalaman seputar bisnis online yang saya ikuti. Selamat tinggal PromoteBurner!



